Hidup adalah penyembahan

Minggu 04 agustus 2019

Pdt. Otniel Lumowa

Renungkan hidup kita dihadapan Tuhan, apakah benar-benar sudah menjadi penyembahan??

Ku tahu hidupku adalah penyembahan
Kau ciptakanku dalam kemuliaanMu
Ku tahu hidupku berharga di mataMu
Segenap hidupku persembahkan.

Yesaya 29:13 (TB) Dan Tuhan telah berfirman: “Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,

https://alkitab.app/v/a253bc7be33e

Yang Tuhan lihat adalah hati kita, bukan talenta ataupun kehebatanmu. Tuhan fokus pada yang didalam.

1 Samuel 16:7 (TB) Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

https://alkitab.app/v/a8a21eab275c

1 Korintus 10:6, 11 (TB) Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat,
Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.

https://alkitab.app/v/9a91a05964d6

Alkitab katakan, Israel menjadi contoh buat kita di masa sekarang ini, agar tidak ditiru.

Israel adalah bangsa pilihan Tuhan. Namun bangsa Israel :

1. Israel jadi budak lebih dari 400 tahun,

2. Dibuang ke Babel,

Kalau kita pelajari semuanya tentang hati,

3. Berputar-putar di padang gurun,

Ciri dari padang gurun : kering, tandus, tidak enak.

4. Tidak masuk kedalam tanah Kanaan

Hati-hati kalau hidup kita tidak dapat mengalami Tuhan !!

Kalau tidak mengalami Tuhan, tidak heran kita tidak mengalami perubahan hidup.

Kalau muncul dari hati, semuanya akan beda.

Bagaimana supaya kamu mengalami Tuhan dalam kehidupanmu??

Roh-Mu yang hidup penuhiku
Mengalir dalamku
Jiwaku tenang bersama-Mu
Dalam naungan-Mu

Ku buka hati ‘tuk jamahan-Mu
Berserah penuh di hadirat-Mu
Kau ambil alih s’luruh hidupku
Di altar-Mu menyembah-Mu

Mazmur 91:14 (TB) “Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.

https://alkitab.app/v/1032cc43fd2c

Melekat : mengarahkan hatinya, jatuh cinta, menginginkan diriNya, rindu.

1. Hati yang diarahkan kepada Tuhan,

2. Jatuh Cinta, kepada Tuhan nomor satu,

3. Menginginkan Tuhan, lebih dari pada yang lain,

4. Rindu, Raja Daud tahu rahasia menghadapi apa saja, dia menghadapi bersama Tuhan.

Ketika hati kita melekat bersama Tuhan, membuat hidup kita tenang dalam melewati apapun.

Mari belajar, memakai hati yang selalu melekat kepada Tuhan.

Sperti rusa merindukan air
Begitulah jiwaku, merindukan Engkau
Kuberharap hanya kepadaMu
Kusembah Kau Allahku, Tuhan dan Rajaku

Kaulah sungai kehidupanku
Yang mengalir segarkan jiwaku
Engkau Yesus pengharapanku
Kusembah Kau dengan segnap hatiku

Amos 5:4 (TB) Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: “Carilah Aku, maka kamu akan hidup!

https://alkitab.app/v/807f430bf9ca

Amos 5:6 (TB) Carilah TUHAN, maka kamu akan hidup, supaya jangan Ia memasuki keturunan Yusuf bagaikan api, yang memakannya habis dengan tidak ada yang memadamkan bagi Betel.

https://alkitab.app/v/1418d52abfce

Pelihara, jaga hatimu !!

    Iklan

    Yohanes 4:1-10 (TB) Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes
    — meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, —
    Ia pun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.
    Ia harus melintasi daerah Samaria.
    Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.
    Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.
    Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: “Berilah Aku minum.”
    Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.
    Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: “Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?” (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)
    Jawab Yesus kepadanya: “Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.”

    Kisah Para Rasul 10:42-44 (TB) Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.
    Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya.”
    Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.

    Efesus 2:10 (TB) Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

    Matius 18:6 (TB) “Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

    Yesus menghargai anak-anak.

    Kita gak boleh sembarangan sma anak-anak.

    Menyesatkan: memberi contoh dan teladan yang salah. Yang palah salah adalah mengajar anak salah

    Suplemen

    Tidak boleh sembarang orang suruh mengajar.

    Yang utama : inti harus kompak, bersatu.

    Menonton superbook dahulu sebelum memberikan kepada anak-anak.

    Cermati dan perhatikan firman dalam bentuk superbook.

    Lagu-lagu yang tidak membangun iman, singkirkan.

    Membuat indikator dalam setiap tema yang ada di superbook.

    Jiwa-jiwa baru

    Misi, PI

    Mencari anak-anak yang sudah jarang datang. (doakan dan pikirkan)

    Guru sabtu ceria yang sudah lahir baru, saat teduh, berdoa, baca firman.

    Kasih teladan yang baik.

    Minta tgl ulang tahun anak-anak.

    Lanjutan ….

    Jehowa Nissi

    Keluaran 17:8-15 (TB) Lalu datanglah orang Amalek dan berperang melawan orang Israel di Rafidim.
    Musa berkata kepada Yosua: “Pilihlah orang-orang bagi kita, lalu keluarlah berperang melawan orang Amalek, besok aku akan berdiri di puncak bukit itu dengan memegang tongkat Allah di tanganku.”
    Lalu Yosua melakukan seperti yang dikatakan Musa kepadanya dan berperang melawan orang Amalek; tetapi Musa, Harun dan Hur telah naik ke puncak bukit.
    Dan terjadilah, apabila Musa mengangkat tangannya, lebih kuatlah Israel, tetapi apabila ia menurunkan tangannya, lebih kuatlah Amalek.
    Maka penatlah tangan Musa, sebab itu mereka mengambil sebuah batu, diletakkanlah di bawahnya, supaya ia duduk di atasnya; Harun dan Hur menopang kedua belah tangannya, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangannya tidak bergerak sampai matahari terbenam.
    Demikianlah Yosua mengalahkan Amalek dan rakyatnya dengan mata pedang.
    Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Tuliskanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah ke telinga Yosua, bahwa Aku akan menghapuskan sama sekali ingatan kepada Amalek dari kolong langit.”
    Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: “TUHANlah panji-panjiku!”

    https://alkitab.app/v/a877088d84bc

    Saling menjaga dengan doa adalah rahasia kemenangan.

    Namun tidak hanya itu, berdoa tidak jemu-jemu sampai jawaban doa itu nyata.

    Harun dan Hur menopang Musa dengan benar.

    Yosua punya rahasia mengalahkan amalek. Alkitab katakan, mengalahkan amalek dengan mata pedang.

    Tuhan memberikan senjata kepada kita semua agar kita berkemenangan.

    Senjata itu adalah Firman Tuhan.

    Yosua 1:8 (TB) Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

    https://alkitab.app/v/a2befbd1400f

    Seringkali kita salah, firman diperkatakan untuk menyerang iblis bukan sesamamu.

    Rahasia menang itu ada pada pedang( Firman).

    Roma 10:8 (TB) Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan.

    https://alkitab.app/v/057231b366c9

    Ibrani 11:4 (TB) Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.

    https://alkitab.app/v/60f425235421

    Kalau muncul firman iman, maka kita akan menjadi manusia yang luar biasa.

    Kenapa Habel mempersembahkan korban yang lebih baik??? Karena iman.

    Karena iman Henokh terangkat.

    Simpan baik-baik Firman, perkatakan agar kita menang.

    Banyak yang merasa dipanggil Tuhan, tetapi memilih-milih tempatnya. Itu tidak IMAN.

    Firman juga bekerja karena Penguasaan Diri.

    Matius 4:1-3 (TB) Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.
    Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.
    Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”

    https://alkitab.app/v/dab15d97fb3c

    Godaan datang selalu tepat waktu.

    Matius 4:4 (TB) Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

    https://alkitab.app/v/e11dd1a55a99

    Wahyu 1:16 (TB) Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

    https://alkitab.app/v/08076a1b9c5e

    Jehova Nissi

    Oleh Bpk. Pdt. Otniel Lumowa

    26 Mei 2019

    Keluaran 17:8-16 (TB) Lalu datanglah orang Amalek dan berperang melawan orang Israel di Rafidim.
    Musa berkata kepada Yosua: “Pilihlah orang-orang bagi kita, lalu keluarlah berperang melawan orang Amalek, besok aku akan berdiri di puncak bukit itu dengan memegang tongkat Allah di tanganku.”
    Lalu Yosua melakukan seperti yang dikatakan Musa kepadanya dan berperang melawan orang Amalek; tetapi Musa, Harun dan Hur telah naik ke puncak bukit.
    Dan terjadilah, apabila Musa mengangkat tangannya, lebih kuatlah Israel, tetapi apabila ia menurunkan tangannya, lebih kuatlah Amalek.
    Maka penatlah tangan Musa, sebab itu mereka mengambil sebuah batu, diletakkanlah di bawahnya, supaya ia duduk di atasnya; Harun dan Hur menopang kedua belah tangannya, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangannya tidak bergerak sampai matahari terbenam.
    Demikianlah Yosua mengalahkan Amalek dan rakyatnya dengan mata pedang.
    Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Tuliskanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah ke telinga Yosua, bahwa Aku akan menghapuskan sama sekali ingatan kepada Amalek dari kolong langit.”
    Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: “TUHANlah panji-panjiku!”
    Ia berkata: “Tangan di atas panji-panji TUHAN! TUHAN berperang melawan Amalek turun-temurun.”

    https://alkitab.app/v/d4b04b7f227a

    Jehova nissi : Tuhanlah panji-panjiku.

    Ulangan 25:17-19 (TB) “Ingatlah apa yang dilakukan orang Amalek kepadamu pada waktu perjalananmu keluar dari Mesir;
    bahwa engkau didatangi mereka di jalan dan semua orang lemah pada barisan belakangmu dihantam mereka, sedang engkau lelah dan lesu. Mereka tidak takut akan Allah.
    Maka apabila TUHAN, Allahmu, sudah mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada segala musuhmu di sekeliling, di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki sebagai milik pusaka, maka haruslah engkau menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit. Janganlah lupa!”

    https://alkitab.app/v/139c62231d52

    Amalek itu artinya penghuni sebuah lembah, roh yang sekarang bekerja menyeret hidup kita ke lembah ( bawah), agar hidup kita tidak pernah bangkit lagi.

    Amalek berbicara kedagingan kita, nafsu kedagingan kita.

    Efesus 6:10-17 (TB) Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.
    Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
    karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
    Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.
    Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,
    kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;
    dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,
    dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,

    Bagaimana cara Tuhan supaya menang melawan Amalek :

    1. Mengangkat tangan (Berdoa)

    Keluaran 17:11 (TB) Dan terjadilah, apabila Musa mengangkat tangannya, lebih kuatlah Israel, tetapi apabila ia menurunkan tangannya, lebih kuatlah Amalek.

    https://alkitab.app/v/5f4a541229f0

    Efesus 6:18-19 (TB) dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,
    juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil,

    https://alkitab.app/v/f9c6ddb9e15b

    Kita harus memiliki orang-orang yang selalu bersama-sama saling mendoakan. (Harun dan Hur).

    2. Kerjasama Tim

    Pengkhotbah 4:9 (TB) Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka.

    https://alkitab.app/v/41657df61c14

    Ketika kita sudah sepakat, apa saja yang kita minta, akan menerimanya.